0 Irene Kharisma Sukandar, Pecatur Wanita Terbaik Indonesia


Sekilas dilihat dari wajahnya, dia tampak kalem dan juga pendiam. Dan seperti kebanyakan orang pendiam lainnya, Irene Kharisma Sukandar memiliki sesuatu di balik raut mukanya yang tenang. Ya, wanita ini adalah pemegang Grand Master Wanita pertama dari Indonesia! Sekedar info, gelar Grand Master adalah gelar tertinggi seseorang di olahraga catur.
Catur mungkin bukan olahraga yang populer, mungkin karena itulah prestasi Irene masih asing di telinga sebagian orang. Namun mungkin karena alasan ini juga lah dia dapat mencapai prestasi yang sekarang ini tanpa terganggu oleh pengeksposan media secara besar-besaran.


Gadis kelahiran Jakarta 20 tahun lalu ini mendapatkan gelar Grand Master Wanita di tahun 2008 saat baru berumur 16 tahun. Mengenal catur di usia 7 tahun tepatnya 1999 lalu, Irene telah memperlihatkan talenta yang luar biasa. Pada tahun 2001 ketika usianya baru 9 tahun, putri pasangan Singgih Heyzkel (ayah) dan Cici Ratna Mulya (ibu)ini sudah berhasil meraih gelar Master Percasi (MP). Setahun kemudian dia memperoleh gelar Master Nasional Wanita (MNW).
Gelar internasionalnya ia raih di tahun 2003 sebagai FIDE Master setelah mendapatkan medali perak di Olimpiade Catur ke-36 di Spanyol. Baru di 5 tahun kemudian, Irene berhasil mendapatkan gelar Woman Grand Master di Olimpiade Catur di Dresden, Jerman setelah menunjukkan penampilan yang impresif.
Dan berikut adalah prestasinya sampai saat ini:
• Juara 3 Kelompok Umur (KU) 10 Kejuaraan Catur ASEAN 2002 di Singapura
• Juara 4 KU 10 tahun Kejuaraan Catur ASEAN di Malaysia 2003
• Dua medali perak pada SEA Games Vietnam 2003
• Peringkat ke-9 Kejuaraan Dunia Junior di Yunani 2003
• Medali perak Olimpiade Catur papan tiga di Spanyol 2003
• Peringkat ke-14 Kejuaraan Dunia Junior di bawah 14 tahun di Pulau Kreta, Yunani 2004
• Medali perak Kejuaraan Catur Asia di bawah 14 tahun di Singapura 2004
• Imbang 3-3 dalam dwitarung melawan GMW Corke 2005. Corke adalah juara 1 Kejuaraan Catur Asia di bawah 14 tahun di Singapura
• The Best Woman Player pada Malaysia Open 2008
• Imbang 2-2 melawan IM Tania Sachdev dalam dwilomba JAPFA 2010
• Juara 1 dalam Brunei Invitational IM Tournament 1 dan juara 2 dalam Brunei Invitational IM Tournament 2 di tahun 2010
Sedangkan prestasi terakhirnya adalah menjadi juara 1 Asian Continental Chess Championship di Vietnam tahun ini. Irene menjadi satu-satunya pecatur Indonesia yang berhasil juara di Asian Continental Chess Championship selama 11 kali penyelenggaraannya.
Gelar juara bagi Irene juga berarti sejarah lainnya karena dia berhasil lolos ke Kejuaraan Dunia Catur Wanita tahun 2015 mendatang. Irene menjadi pecatur wanita pertama Indonesia yang bakal bermain di Kejuaraan Dunia Catur Wanita.

http://www.mindtalk.com/ch/IndonesiaKamiBangga#!/post/50784a6df7b7304e0a002117

0 komentar:

Poskan Komentar

 

tabtub Copyright © 2011 - |- Pregador - |- Powered by bongak77.com